I. Etimology:
Malaikat dalam Alkitab (Ibrani: מַלְאָךְ - MAL'AKH, dibaca: "mal-'akh", Yunani: ἄγγελος - AGGELOS, dibaca: "angelos")
Malaikat, menurut etimologi dan pengertian, adalah utusan/ pesuruh Allah, para pesuruh ini mengenal Allah muka dengan muka, karena itu mempunyai kelebihan daripada manusia. Demikian halnya para malaikat dilukiskan sebagai pembawa-pembawa pesan dari Allah untuk bapa-bapa leluhur (Kejadian 22:11, dst.). Dalam literatur kemudian hari (setelah pembuangan), para malaikat dianggap sebagai makhluk supranatural yang diatur dihadapan Allah dalam suatu hierarkhi (mis. Daniel 7:10; 9:21).
Sebagai makhluk-makhluk rohani, malaikat yang baik memuliakan Allah, melaksanakan kehendak-Nya, melihat wajah-Nya, takluk kepada Kristus, lebih unggul daripada manusia, dan tinggal di surga. Mereka tidak menikah, tidak dapat mati, dan tidak boleh disembah. Mereka dapat tampil dalam bentuk manusia (umumnya sebagai orang muda tanpa sayap). Alkitab berbicara tentang rombongan malaikat baik yang sangat banyak, sekalipun hanya nama dua malaikat yang disebutkan dalam Alkitab: Mikhael dan Gabriel.
Farisi mendukung kepercayaan kepada malaikat yang telah berkembang ini (Kisah 23:9), yang dibutuhkan untuk melengkapi doktrin tentang transendensi Allah yang mutlak, pandangan kalangan Farisi ini bertolak belakang dengan orang-orang Saduki yang lebih konservatif. Orang-orang Sejak zaman Kitab Daniel (abad kedua sM) malaikat-malaikat diberi nama (Daniel 8:16; 10:13) dan tugas-tugas khusus. Malaikat terbagi menurut tingkat yang berbeda: Mikhael disebut "penghulu malaikat" (maksudnya: "malaikat yang memimpin"); kemudian ada serafim, kerub, para malaikat dengan wibawa dan kuasa, dan sejumlah besar malaikat yang merupakan roh-roh yang melayani.
Para malaikat melaksanakan banyak kegiatan di bumi atas perintah Allah. Mereka memainkan peranan khusus dalam menyatakan hukum Allah kepada Musa. Tugas mereka terutama berkaitan dengan peranan mereka dalam misi Kristus untuk menyelamatkan manusia. Mereka bersukacita apabila satu orang berdosa bertobat, melayani kepentingan umat Allah, mengamati kehidupan jemaat Kristen, membawa berita dari Allah, mengantarkan jawaban atas doa, kadang-kadang membantu penafsiran mimpi dan penglihatan yang bersifat nubuat, memberikan kekuatan kepada umat Allah di tengah-tengah pencobaan, melindungi orang kudus yang takut akan Allah dan membenci kejahatan, menghukum orang yang menjadi musuh Allah, berperang melawan kuasa setan-setan, dan membawa orang yang selamat ke surga.
Malaikat tentu adalah makhluk, tapi suci, walaupun mempunyai kemauan yg bebas dan karena itu bisa terpengaruh terhadap godaan dan dosa. Alkitab berbicara tentang malaikat yang baik dan yang jahat, sekalipun ditekankan bahwa pada mulanya semua malaikat diciptakan baik dan kudus. Karena memiliki kebebasan untuk memilih, banyak malaikat ikut dalam pemberontakan Iblis dan meninggalkan kedudukan mereka semula selaku hamba-hamba Allah, sehingga dengan demikian kehilangan peranan surgawi mereka. Malaikat yang jatuh ini disebut Iblis/ setan . Terdapat banyak acuan mengenal kejatuhan golongan malaikat, di bawah pimpinan Setan (Ayub 4:18; Matius 25:41; 2 Ptr 2:4; Wahyu 12:9).Iblis/ setan sebagai golongan dari malaikat yang jatuh disinggung juga baik dalam PL maupun PB. Berlawanan dengannya ada barisan malaikat-malaikat jahat dibawah kuasa Iblis (Matius 25:41).
Sejak di taman Eden pada Kejadian Pasal satu, kehadiran malaikat sudah ada sebagai pesuruh Allah dan sampai kitab Wahyu keberadaan malaikat tetap dicatat, peran dan kehadiran malaikat jelas sekali, karena itu, kita dapat mengetahui bahwa malaikat adalah mahluk suruhan Allah yang diciptakan sekaligus lebih tinggi dari manusia dan digunakan sebagai pelindung bagi umat Allah. Dalam Injil, para malaikat siap sedia untuk membantu Yesus (Matius 4:11) dan menjadi wakil-wakil pribadi anak-anak di hadapan Bapa (Matius 18:10). Iblis juga memiliki bala tentara malaikat sebagai pembantu-pembantunya (Matius 25:41).
a. Sifat-sifat Malaikat
Berbeda dengan Allah dan Manusia, malaikat memiliki sifat-sifat khusus, sebagai berikut:
1. Mahluk Ciptaan
- Malaikat adalah mahluk ciptaan. Rasul Paulus menyebut malaikat termasuk mereka yang diciptakan oleh Yesus dengan maksud untuk melayani penciptanya (Kolose 1:16). Malaikat bukanlah roh mereka yang mati, dan juga bukan manusia yang dimuliakan (Ibrani 12:22,23) tetapi merupakan mahluk ciptaan yang lebih tinggi dari manusia tetapi dijadikan utusan Allah yang bertugas menjaga umat manusia.
2. Mahluk Roh
- Berbeda dengan manusia yang terdiri dari darah dan daging, malaekat adalah mahluk roh (Ibrani 1:14; Mazmur 104:4). Sekalipun malaikat disebut sebagai mahluk roh, ia sering menampakkan diri dalam rupa manusia seperti kepada Zakharia (Lukas 1:11-20); kepada Maria (Lukas 1:26-38); kepada Filipus, Kisah 8:26); kepada Kornelius (Kisah 10:3dst), dan kepada Paulus (Kisah 27:22-23). Sebagai mahluk Roh, sekalipun ditulis dalam bentuk laki-laki, malaikat disebut tidak bergender, tidak kawin maupun dikawinkan (Markus 12:25).
3. Memiliki Kuasa
- Sebagai mahluk diatas manusia, malaikat memiliki kuasa dan kekuatan yang lebih besar dari manusia (2 Petrus 2:11) sebagai pahlawan perkasa (Mazmur 103:20). Malaikat TUHAN bersama malaikat lain datang kepada Abraham untuk menghukum Sodom dan Gomora (Kejadian 18:19), demikian juga pada akhir zaman malaikat akan menangkap naga, si ular tua (Wahyu 20:1-2). Malaikat juga akan datang bersama Yesus dalam kuasa dalam api yang menyala-nyala (2 Tesalonika 1:7).
4. Ada Hierarki Malaikat
- Ada bermacam-macam malaikat, ada MAL'AKH YHVH yang mencerminkan kehadiran Allah sendiri (teofani, lihat bahasan IV di bawah), Kerubim dan Serafim yang lebih merupakan gambaran antropomorfis mahluk penjaga tahta Allah dan tabut perjanjian, juga Mikhael sebagai penghulu malaikat (Yudas 9; 1 Tesalonika 4:16). Ada juga Gabriel sebagai pembawa firman Allah, dan beribu-ribu malaikat lainnya sebagai balatentara Allah (1 Petrus 3:22; Kolose 1:16). Kenyataan bahwa hanya ada satu penghulu malaikat menunjukkan bahwa pengajaran Alkitab mengenai malaikat tidak diambil dari mitologi Babel karena di Babel dipercayai ada 7 penghulu malaikat.
b. Jumlah Malaikat
- Alkitab mencatat bahwa jumlah malaikat ada banyak sekali bahkan berlaksa-laksa dan disebut balatentara surga(Ibrani 12:22; band. 2 Raja 6:17 dimana terlihat banyak kuda dan kereta berapi; Matius 26:53 disebutkan lebih dari 12 pasukan malaikat; Ayub 25:3 disebut tak terhitung; Wahyu 5:11 disebut jumlahnya berlaksa-laksa dan beribu laksa).
- * Ibrani 12:22 LAI TB, Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,KJV, But ye are come unto mount Sion, and unto the city of the living God, the heavenly Jerusalem, and to an innumerable company of angels, TR, αλλα προσεληλυθατε σιων ορει και πολει θεου ζωντος ιερουσαλημ επουρανιω και μυριασιν αγγελωνTranslit, alla proselêluthate siôn orei kai polei theou zôntos ierousalêm epouraniô kai muriasin {beribu-ribu} aggelôn {malaikat}
---
* 1 Samuel 1:3 LAI TB, Orang itu dari tahun ke tahun pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah dan mempersembahkan korban kepada TUHAN semesta alam di Silo. Di sana yang menjadi imam TUHAN ialah kedua anak Eli, Hofni dan Pinehas. KJV, And this man went up out of his city yearly to worship and to sacrifice unto the LORD of hosts in Shiloh. And the two sons of Eli, Hophni and Phinehas, the priests of the LORD, were there. NIV, Year after year this man went up from his town to worship and sacrifice to the LORD Almighty at Shiloh, where Hophni and Phinehas, the two sons of Eli, were priests of the LORD. Hebrew,
וְעָלָה הָאִישׁ הַהוּא מֵֽעִירֹו מִיָּמִים ׀ יָמִימָה לְהִֽשְׁתַּחֲוֹת וְלִזְבֹּחַ לַיהוָה צְבָאֹות בְּשִׁלֹה וְשָׁם שְׁנֵי בְנֵֽי־עֵלִי חָפְנִי וּפִנְחָס כֹּהֲנִים לַיהוָֽה׃ Translit, VE'ALAH HAISY HAHU ME'IRO MIYAMIM YAMIMA LEHISYTAKHAVOT VELIZBO'AKH LAYEHOVAH TSEVA'OT (dibaca: La'Adonay Tseva'ot) BESYILOH VESYAM SYENEI VENEY-'ELI KHAFNI UFINKHAS KOHANIM LAYEHOVAH (baca La'Adonay)
TUHAN semesta alam (YHVH TSEVA'OT) (harfiah YHVH tentara sorga) Kata צְבָאֹות – "TSEVA'OT" dari kata dasarצָבָא - TSAVA/ TSABA, tentara/ pasukan.
Ungkapan הוה צבאות ; YHVH TSEVA'OT" ini digunakan hampir 300 kali dalam PL, terutama dalam Yesaya, Yeremia, Zakharia dan Maleakhi. Ini merupakan gelar kuasa dan kekuatan, sering digunakan dalam konteks kemiliteran atau apokaliptik. Menarik bahwa ungkapan ini muncul pertama kali dalam I Samuel 1:3 berkaitan dengan tempat suci di Siloh.
Matius 26:53 disebutkan lebih dari 12 pasukan malaikat;
- * Matius 26:53LAI TB, Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu AkuKJV, Thinkest thou that I cannot now pray to my Father, and he shall presently give me more than twelve legions of angels? TR, η δοκεις οτι ου δυναμαι αρτι παρακαλεσαι τον πατερα μου και παραστησει μοι πλειους η δωδεκα λεγεωνας αγγελωνTranslit interlinear, ê {atau} dokeis {engkau menyangka} hoti {bahwa} ou {tidak} dunamai {Aku dapat} arti {sekarang} parakalesai {meminta} ton patera {kepada Bapa} mou {-Ku} kai {dan} parastêsei {Dia akan mengirimkan} moi {bagi-Ku} pleious {lebih daripada} hê dôdeka {dua belas} legeônas {legion} aggelôn {malaikat-malaikat}
Kata Yunani λεγεων - legeôn atau λεγιων - legiôn berasal dari bahasa Latin yaitu sekumpulan pasukan tentara yang jumlahnya bervariasi pada masa yang berbeda. Di era kaisar Augustus, satu legion terdiri atas 6.826 orang yaitu 6.100 pasukan berjalan kaki dan 726 pasukan berkuda.
Ada suatu hal yang menarik...
- * 2 Raja-raja 19:35 LAI TB, Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!KJV, And it came to pass that night, that the angel of the LORD went out, and smote in the camp of the Assyrians an hundred fourscore and five thousand: and when they arose early in the morning, behold, they were all dead corpses.Hebrew,
וַיְהִי בַּלַּיְלָה הַהוּא וַיֵּצֵא ׀ מַלְאַךְ יְהוָה וַיַּךְ בְּמַחֲנֵה אַשּׁוּר מֵאָה שְׁמֹונִים וַחֲמִשָּׁה אָלֶף וַיַּשְׁכִּימוּ בַבֹּקֶר וְהִנֵּה כֻלָּם פְּגָרִים מֵתִים׃Translit interlinear, VAYHI {dan ia menjadi} BALAYLAH {pada malam} HAHU' {itu} VAYETSE' {dan ia keluar} MAL'AKH {malaikat} YEHOVAH {dibaca: 'adonay, TUHAN} VAYAKH {dan ia membunuh} BEMAKHANEH {pada kemah} 'ASYUR {Asyur} ME'AH {seratus} SYEMONIM {delapan puluh} VAKHAMISYAH {dan lima} 'ALEF {ribu} VAYASYKIMU {dan mereka bangun} VABOQER {pada pagi hari} VEHINEH {dan lihatlah} KHULAM {semua} PEGARIM {bangkai-bangkai} METIM {orang-orang mati}
Satu malaikat saja dapat membunuh 185.000 orang, coba bayangkan 12 legiun malaikat, katakanlah 1 legiun terdiri atas 6.000 malaikat, maka 12 x 6.000 x 185.000 = 13.320.000.000 orang bakal mati terbunuh jika seandainya 12 legiun malaikat itu datang diminta oleh Yesus Kristus! Populasi penduduk dunia saat ini saja tidak sampai sebanyak itu.
Ayub 25:3 disebut tak terhitung; Wahyu 5:11 disebut jumlahnya berlaksa-laksa dan beribu laksa):
- * Wahyu 5:11 LAI TB, Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,KJV, And I beheld, and I heard the voice of many angels round about the throne and the beasts and the elders: and the number of them was ten thousand times ten thousand, and thousands of thousands;TR, και ειδον και ηκουσα φωνην αγγελων πολλων κυκλοθεν του θρονου και των ζωων και των πρεσβυτερων και χιλιαδες χιλιαδωνTranslit, kai eidon kai êkousa phônên aggelôn {malaikat-malaikat} pollôn {banyak} kuklothen tou thronou kai tôn zôôn kai tôn presbuterôn kai khiliades {beribu-ribu} khiliadôn {dari beribu-ribu}
c. Pekerjaan Malaikat
Malaikat masing-masing mempunyai tugas khusus dalam menjalankan pelayanan Allah, baik untuk melayani tahta Allah di surga maupun umat manusia di bumi.
1. Pelayanan di Surga
- Di surga, para malaikat melayani upacara keimaman dan penyembahan (Yesaya 6; Wahyu 5:11,12;8:3,4).
2. Pelayanan di Bumi
- Secara umum, malaekat memiliki hubungan dengan bumi berkaitan dengan angin, api, badai (Mazmur 103:20; 104:4; 1 Tawarikh 21:15,16,27). Bangsa Israel memiliki hubungan khusus dengan para malaikat sebagai penjaga dan pelindung bangsa Israel (Daniel 12:1; Yehezkiel 9:1; Daniel 11:1). Secara khusus malaikat melayani gereja Tuhan dalam kebutuhan-kebutuhan jemaat. Misalnya kepada Zakharia (Lukas 1:11-20), Maria (Lukas1:26-38), Filipus (Kisah 8:26), Kornelius (Kisah 10:3dst), dan Paulus (Kisah 27:23).
Malaikat membimbing umat (Kisah 8:26;10:3), mereka bersukaria atas adanya pertobatan (Lukas 15:10). Mereka menguatkan umat Tuhan (Matius 4:11; Luk.22:43; band. Kisah 27:4-35;5:19). Mereka membela, melindungi, dan membawa umat Tuhan (Daniel 6:22; Kisah 5:19; 2 Raja 6:18; Kis.12:8-11;27:23,24). Malaikat juga menjadi saksi mata gereja dan umat percaya dalam pelayanan gereja, penginjilan, dan perlengkapan (1 Timotius 5:21). Malaikat mengamati ketika umat berperang melawan kuasa dosa (1 Korintus 4:9;11:10). Mereka juga menjaga kuburan umat percaya (Lukas 16:22; Matius 24:31) sama halnya ketika menjaga kuburan Yesus (Matius 28:2) dan Mikhael menjaga kuburan Musa (Yudas 9).
0 comments:
Post a Comment